Jumat, 28 April 2017

Akhirnya Donor Juga...

Saya termasuk orang yang nyaris selalu menghindar apabila ada urusannya dengan suntik menyuntik...

Lebih baik minum pil pil gitu deh daripada harus dicubles di pantat ato di lengan

Karena itulah tidak pernah terpikirkan klo aku bakal melakukan aktivitas donor darah...

Nyuntik aja jarumnya segitu, apalagi donor darah yang disitu kita bakal disedot darahnya...

Tapi, finally, i did it...

Yhaa, tadi siang, habis sholat jumat...

Spontaneusly...

Gak terencanakan, gak pernah terpikirkan sebelumnya...

Dan ternyata, it is not bad at all ya...

Bener deh...

Di tulisan ini saya rekomendsikan kepada ente ente semua yang belum pernah donor darah, segera coba deh, insyAllah kalo kondisi fit, (pilek pilek dikit ndak papa deh) bisa kok melakukan donor darah...

Tadi ada satu setauku yang tidak jadi donor darah, sepertinya tekanan darahnya belum memenuhi...
Kenapa saya rekomendasikan?

Manfaat donor darah silakan di browsing di yang lain deh...

Tapi apa yang saya rasakan hari ini, setidaknya ada beberapa hal yang bisa kita dapat kalo kita donor darah :

1. Entah mungkin karena ini baru yang pertama ya, tapi yang aku rasakan setelah donor darah adalah perasaan positif karena at least merasa telah bisa membantu secara aktif dalam bidang kemanusiaan (ceilaa... tapi ya bener lo, ya lewat darah kita itu) mungkin karena aku sekarang lagi tidak aktif dimana-mana ya,  beda dengan teman-teman relawan kemanusiaan gitu,  terus terang status bapak rumah tangga dengan bisnis yang masih perjuangan dengan 3 anak yang masih baby baby, nyaris membuat saya agak susah kemana-mana... so, dengan donor darah ini ada rasa kepuasan tersendiri bisa berbagi sesuatu yang penting banget dalam artian yang sesungguhnya...

ngisi form dulu...

2. Mungkin karena pikiran positif, ato mungkin memang benar-benar berpengaruh secara fisik, ato mungkin (sekali lagi) karena ini baru yang pertama ya,  jadinya rasa badan abis donor darah itu enteng, seger, kayak habis renang gitu... kan kalo kita habis renang (ato mungkin olah raga lain juga ya) kayak merasa hangat nyaman di dalam badan gtu ya... agak ngantuk juga sempat, tapi ngantuk ngantuk yang enak, bukan karena ngantuk lunglai kecapekan gtu...

3. Kita dapat free food, setidaknya dapat roti dan susu katanya... untungnya tadi ikutan evenntnya jiwasraya, jadinya selain dapat roti dan susu dapat nasi kotak  sama ada yoghurt juga... susu dan yoghurt karena ndak doyan kukasih ke istri, yang lainnya alhamdulillah udah masuk ke perut dengan sukses. Sama ada satu lagi, karena eventnya jiwasraya ya, jadinya tadi dapat asurasi setahun gtu... disuruh daftar via SMS tapi belum daftar... (sampe detik ini)

Itu tadi mungkin yang positifnya ya, sekarang yang negatifnya juga aku share dong...


  1. Sebelum donor darahkan kudu nimbang sama cek tekanan darah ya, nha Pas timbang badan itu hasilnya shocking banget. Gemuk banget ternyata diriku... ini timbangan terberat dalam hidup... harus segera di tindak lanjuti... sama sekali tidak untuk dipertahankn...
  2. Sakitnya itu pas ujung jari kita ditusuk buat memastikan golongan darah kita, sama pas jarum masuk untuk nyedot darah kita... tapi ya ndak sakit-sakit amat, cuma ndak berani lihat langsung aja... tadi mencoba ngintip pake hape... kalo berdasarkan intipan sih sepertinya sebenarnya bisa aja, tapi tetep tadi ndak berani lihat langung juga sih...

Udah kayaknya itu aja sih negatifnya, ndak serem bangetkan donor darah ???
Saranku coba deh, bagi yang masih parno kayak diriku sebelum ini, donor darah, dan katanya donor darah rutin ini bagus banget buat tubuh... insyAllah berencana pengen rutin sih setelah ini, katanya 3 bulan sekali ya....

Saranku sekali lagi kalo mau donor darah ikutan event2 aja... karena biar bisa dapet free food lebih banyak sama mungkin bisa dapat souvenir gratis (haha... ngarep)

Terakhir, terus terang salah satu kenapa tadi donor darah adalah nungguin bukanya BSM yang kalo habis jumatan bukanya jam 13.00, sementara jumatan jam 12.30 udh pd selesai... daripada maen hape mulu, kalo sekiranya ada aktivits lain yang lebih bermanfaat tidak ada salahnya untuk dilkukan, hehe... but most of them all, jaga kesehatan kita ya guys... udah kepala 3 memang sudah saatnya tidk sesembrono jaman dahulu kala bil khusus ke masalah kesehatan diri, nah... donor darah ini bisa jadi sarana buat nyehatin diri, 

betul betul betul...

 Ada bapak2 yang bisa dimintai tolong ngambil foto...

Darahku disedot...

Free food (also vitamin)




Kamis, 27 April 2017

Homecoming



seben4rny4 tid4k 4d4 m4ksud menj4di se4l4y ini...

ini k4ren4 terjd4di ke-eror-4n y4ng tid4k dih4r4pk4n 

s4l4h s4tu tombol tid4k berfungsi di keybo4rd...

bis4 diteb4kk4n tombol m4n4 y4ng tid4k berfungsi ?

btw ini tulis4n pert4m4 setel4h h4mpir du4 t4hun l4m4ny4

h4mpir du4 t4hun mencob4 menc4ri j4ti diri, sepertiny4 sud4h w4ktuny4 pul4ng.  dim4n4 kepul4ng4n ini semog4 menj4di kepul4ng4n y4ng istikom4h tid4k mud4h melirik y4ng l4inny4 l4gi... setel4h melirik b4ny4k h4l...

bismill4h

besok w4ktuny4 betulin keybo4dr dulu...

Minggu, 07 Juni 2015

SEKALI LAGI TENTANG PASSION



Passion lagi passion lagi,
Dua blog posting terakhir pada ngomongin ini semua... ini dan ini...
Meski itu sebenarnya awalnya mau dibuat postingan berseri...
Tapi seperti yang sebelum-sebelumnya, serial itu tidak terselesaikan juga...

Pfft....

Tulisan ini tidak berhubungan langsung dengan tulisan sebelumnya... meski yaaa, ada ajalah hubungannya sih sebenarnya... karena masih ngomongin hal yang sama, yakni : passion...

Tahun ini mungkin the hardest year of my life... since my mother gave me a birth 30 years ago...
Semuanya numplek blek di tahun ini...
Semuanya deh...

Sebagian karena kebodohan masa lalu, sebagian lagi memang ya tahapan tahapan hidup yang sudah waktunya...

Aktivitas bisnis yang sy jalankan saya jalankan hny untuk semata2 menyambung hidup dan memperbaiki apa yang harus diperbaiki sedikit demi sedikit...

But, it's okey...
Life goes on...

Cuma yng tertinggal adalah tentang passion ini, 
Hal ini terlintas kembali ketika diskusi sama istri beberapa hari yang lalu...
Kalo istri mah insyAllah sudah beraktivitas sesuai dengan passionny...

While me?
Sepertinya masih belum, sy masih on journey to go for it...
Akhirnya searching di google, nemu  beberapa tulisan tentang journey to passion, ada yang dari tulisannya mas Jonru disini, dan masih banyak lagi...

Kesimpulannya adalah, sesibuk apapun aktivitas anda menyambung hidup, luangkan selalu untuk discovery passion anda, kalo masih terasa buram, lakukan 1 aktivitas baru tiap harinya. kalo mulai udah ada bayangan, segera luangkan untuk melakukannya setiap hari... apapun kondisinya... at least coba dulu seminggu...

Inilah yng sy rencana mulai lakukan hari ini...
Menulis...

Is Menulis my passion ? Don't know for sure juga...
Yhaa semoga istiqomah deh untuk seminggu kedepan,
Gak bubar jalan seperti yng sebelum2nya...

Thankisss buat penemu blogspot deh,
Yang udah kasih ane wadah, hehehe...

Ditulis : 7-6-2015 23.45

Minggu, 25 Januari 2015

Passion (Part-2)

Throwback part-1 tulisan mengenai passion dimana saya ingin mengemukakan
pendapat mengenai apa dan bagaimana passion itu,

Passion itu adalah tentang apa dan bagaimana nantinya anda ingin orang lain mengenal anda dengan tetap menjadi diri anda sendiri dan anda bahagia karenanya, tidak hanya bahagia di dunia, tapi juga bahagia di akhirat...

Jadi udah komplit bangetkan? Semuanya dapet untuk bisa bikin kita menjadi lebih baik dalam sebenar-benarnya arti...

Pertama mengenai ttg apa dan bagaimana anda ingin orang lain mengenal anda....
Kayaknya ini sekilas nggak nge-passion banget ya.... Karena terlalu eksternal, karena passion itukan sesuatu yang muncul dari dalamkan? Bukan dari luar....

Bener siy...

Cuma terkadang ini menjadi salah kaprah, misal... Ada yg bilang, passion-ku tidur... Buktinya ada orang yang dibayar untuk tidur-nya... Pengen jadi yang kayak gitu...

Iya siy, pernah denger emang ada profesi yang dia itu ngetes kualitas tempat tidur... Jadi dia tahu tidur berkualitas harus dilakukan di atas kasur yang berkualitas, cuma emang iya ta untuk berprofesi itu anda harus tiduran terus karena mengaku ber-passion tidur... 

Tentang bagaimana anda ingin orang lain mengenal anda ini adalah sebuah upaya kita untuk menjadi seseorang yang bertanggungjawab, jadi misal kita seorang penulis lagu, kalo secara pribadi sy tidak ingin dikenal sebagai penulis lagu menye-menye ato picisan ato orang yang nggak move on... karena saya ingin apa yang sya hasilkan orang lain bisa mendapatkan dampak positifnya...  tidak masalah menulis lagu romantis, asal yang nggak sekedar jadi...

Misal kita desainer baju, ya bagaimana baju yang kita desain itu bagus, dan menurut saya, karena saya seorang muslim, yang sesuailah dengan bagaimana islam mengatur mengenai perbusanaan.... Misal kita desainer hijab, ya gimana hijab itu yang syar'i.... yang nggak berlebihan... karena berlebihan itu dilarang dalam islam...  karena khawatirnya, ketika kita mendesain sesuatu yang nggak sesuai syariat, dan orang meniru itu kita pastinya ikut 'andil' disitu...

Ya sekali lagi terserah masing-masing ya...

Tulisan ini utamanya ditujukan untuk saya....

Dan ini point pertama pengertian fashion menurut saya, yakni tentang bagaiamana kita ingin orang lain mengenal kita.... ini masih point pertama dan tidak berdiri sendiri, masih nyambung dengan point point berikutnya... dan nggak boleh dipisahkan dengan point point berikutnya yang insyAllah akan saya tulis besok, amin....hehehe....

Point pertama ini adalah menekankan diri kita sebagai part of community yang kita juga memiliki tanggungjawab disana... menekankan diri kita sebagai makhluk sosial yang nggak bisa dipisahkan dengan makhluk sosial lainnya....

make sure our passion burn something right to others, and of course to ourselves


Gitu deh...

Point pertama udah panjang juga yaaaa...

Ready to post :-)

Sabtu, 24 Januari 2015

Passion (Part-1)

Lamaa tidak menulis sesuatu...

Eh tidak ding, i do write some writing... Tapi seperti yang udah pernah-pernah terjadi sebelumnya... Tidak diselesaikan :(

Padahal udah memanfaatkan evernote, udah instal evernote juga di hape satunya... Tapi ya begitulah saya... Masih belum berubah...

apa itu evernote ?

Tapi semoga dengan terpublish-nya tulisan ini, saya berubah...
Amin...

Dan mohon diaminkan yaaaa...



For those who accidentally or intentionally reading this :)

Karena saya pengen mengomongkan sesuatu yang kayaknya mudah banget diomongkan tapi ternyata tidak sebegitu langsung gitu juga didapetin, apa tuh ? PASSION




Banyak buku, seminar, dan apapun itu yang membahas mengenai ini... Bahkan Billy Boen dulu intens banget mbahas ini (kalo sekarang kurang tau karena jarang baca buku, hiks hiks...)

Harus diubah Am ? Iya... Iya... insyaAllah habis ini BERUBAH !!!


Oke, kembali ke laptop...

Beruntunglah anda yang sedini mungkin menemukan passion-nya, big congratulate for you, your parent, family, and your environment.... Karena menurut saya itulah yang bikin orang segera bisa menemukan passion-nya... Tanpa kolaborasi itu semua akan 'agak' menghambat ya....

Tapi bagi anda yang sampe detik ini merasa belum nemuin passion-nya, ya ndak papa juga... Nemuin passion bukan syarat masuk surga kok...

Passion itu menurut saya harus ditemukan, dan di-state-kan agar kita lebih hidup dalam menjalani hidup kita... Agar hidup kita gak autopilot, agar hidup kita gak kayak robot...



Apaan sih itu passion? Dah banyaj yang membahas dan mendefinisikan....

Tapi di part-1 ini saya ingin mengemukakan pendapat, apa dan bagaimana passion itu adalah tentang apa dan bagaimana nantinya anda ingin orang lain mengenal anda dengan tetap menjadi diri anda sendiri dan anda bahagia karenanya, tidak hanya bahagia di dunia, tapi juga bahagia di akhirat....

So, what is your passion?

To be continued di part 2 yaaaa....

Aminnn, hehe

Kamis, 08 Januari 2015

Do We Need an Assistant ?

gambar dri sini 

Hidup berempat, dengan 2 bayi mungkin tidak mudah...
Setidaknya itu yang kita rasakan...
Ngurusi anak, ngurusi kerjaan rumah, ngurusi kerjaan di luar rumah...
Saya, kebetulan wiraswasta dengan (saat ini) lebih ke pemasaran melalui online, isteriku guru SD
Anakku dua, yang pertama 22 bulan, adiknya (yang kedua) 4 bulan, selisih exactly 18 bulan...

beberapa bertanya, 

gak repot a? repot...
lak gak selese2 kerjaannya? iya...
gak istirahat dong? istirahat...

kok gak nyari pembantu / asisten ? mmm...

kadang sempat terpikir, kayaknya enak kalo ada asisten, 
tapi asisten juga buat apa ?

momong anak ? mandiin, dll... ya momong sendirilah, toh kalo hari kerja juga udah di-'sekolah'-in, kalo pas weekend, baru minta bantuan mbah putri untuk nginep rumah buat ngemong... cuma ini udah mulai dikurangi...

beres2 rumah ? kebetulan bundami orangnya sangat 'bersih'-an dan suka beberes... pusing dia kalo rumahnya berantakan, dan suka gak puas dengan 'beberes'-nya orang lain...

cuci baju ? pake mesin cuci, tinggal cemplung2, jemur biasanya takjemurkan...

masak ? ya alhamdulillah usahanya catering, suka ada makanan sisa2... kalo pas pengen masak ya masak, bisa aku yang masak, bisa bundami yang masak... kalo pengen beli lauk di luar ya tinggal beli... nggak melulu gitu dan nggak gitu melulu, hehe...

setrika ? nha ini... dulu pas aku kerja kantoran bundami selalu nyiapin kemeja sekaligus buat baju kerjanya. cuma berhubung kerjaanku banyak di jalannya dan aku lebih nyampan pake kaos, ya udah, nggak perlu disiapin kemeja lagi... sempat pengen pake jasa setrikaan, tapi cuman bajunya bundami yang masih perlu disiap setrikain, tadi aku bilang, pengen bantuin siy..., kalo bajunya nak kanak children, bundami suka banget nyetrika baju anak-anak, so... ya masih bisa di-handle sendiri untuk setrika2...


jadiii

sepertinya (saat ini) masih belum membutuhkan asisten...

Minggu, 28 Desember 2014

Start from the different way

Anakku loro......
Kabeh lucu lucu...
Nggarai aku ngguyu...

Text itu tadi aslinya sebuah lgu yang nggak tau darimana istriku ngedapetin lirik dan nadanya...

Tapi postingan ini memang mengenai anakku yang udh dua...

Yang pertama Maria (21m) yang kedua Thoriq (3m)

Dilihat dari judulnya ya memang mengenai itu tdi postingan ini... Start from the different way... Exactly in the way to sleep method...

Maria, biasa tidur dengan lampu nyala... Bawaan dari sejak tinggal di kontrakan... Sementara Thoriq, gak tau knapa kita merasa lebih adem dan nyaman kalo boboknya lampunya dimatiin...  Akhirnya starting bobokny jg beda...

Maria dibobokkn dngan lampu nyala di kamar depan, Thoriq dibobokkn dgn lampu mati di kamar belakang... Pas ayabi dan bundami mau bobok... Barulah thoriq dibawa ke kamar depan... Lalu lampu dimatiin dan ditempelkan lampu dinding hello kitty ke colokan...


Just like this moment :)
Write by evernote @ 10.43 pm 28.12.2014