Jumat, 30 September 2022

SERTIFIKASI DIGITAL MARKETING DI LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI

Hari Gini tidak Paham Digital Marketing Ibarat 


Mau Pergi ke Tempat Baru tapi tidak bisa membaca peta


Mau Jual di Pasar tapi tidak tahu pasarnya dimana, tidak tahu caranya bagaimana, tidak tahu harus berjualan ke siapa



Pengguna Internet di Indonesia adalah Salah satu yang terbesar di dunia dan masih akan terus bertambah

Tiap orang bawa hape android dan internetan, bisa whatssappan, bisa social media-an, bisa browsingan
Jadikan diri kamu ahli di Digital Marketing

Kenapa harus ikut Sertifikasi Digital Marketing ?

1. Memvalidasi keahlian kamu di Digital Marketing
2. Semakin banyak orang percaya sama kamu
3. Auto Cuan

Kenapa harus ikut Sertifikasi Digital Marketing di Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Digital ?

1. Memiliki 36 Skema Sertifikasi
2. Memiliki 300 lebih Perusahaan mitra LSP yang siap untuk menerima profesional bidang IT yang telah tersertifikasi, kompeten dan sesuai bidang keahliannya.
3.  Telah mensertifikasi lebih dari 1000 tenaga kerja profesional  yang siap untuk menjawab kebutuhan industry

Daftar Sekarang Juga !!!

Klik DISINI

Minggu, 07 Mei 2017

Tips Menghilangkan Rasa Cemas


Siapa Yang tidak pernah merasa khawatir ?
Siapa yang tidak pernah merasa cemas ?

Saya yakin kita semua pernah mengalaminya...

Misal ketika anggota keluarga yang seharusnya sudah pulang tapi tidak kunjung pulang juga...

Misal (di Bisnis catering yg sdg saya jalani) pesanan udah jadi, udah diantar, cemas or khawatir
" konsumen kita puas ndak ya?"
Misal juga (masih di Bisnis catering yg saya jalani), niy kok lagi sepi ya konsumen, beberapa hari terakhir Blum ada yg order, padahal minggu depan waktunya bayar ini itu...

Misal juga (masiiiih di Bisnis catering yg saya jalani) ketika ada order untuk Prasmanan, cukup ndak ya.... Kurang ndak ya... Masih enak ndak ya....
DST... DST...

Banyak sekali kalo mau di list hal hal yg bs kita khawatirkan or cemaskan... Karena memang banyak sekali yg bisa kita khawatir atau cemaskan....

Misal, niy gimana ya kondisi negara kita, kepastian hukum makin tidak jelas, BBM dn listrik naik terus.... Bisakah kita cemas untuk hal ini? Bisa... Kalo kita mau...

Misal juga niy, sekarang biaya masuk universitas sebegitu besarnya, sementara penghasilan kita saat ini ya masih segini aja, gimana ya nasib anak kita ntar, bisa kuliah ya ndak ntar.... Sementara anak kita masih usia mau masuk TK, bisa kita mencemaskan hal ini? Bisa... Kalo kita mau...

Ada lo yg udah mulai cemas Dan khawatir....

Cemas atau khawatir kehadirannya sebenarnya adalah atas izin kita, atas kemauan kita...

Kita bisa mencemaskan kondisi negara... Atas kondisi ekonominya, atas krisis kepemimpinannya, atas ketidak adilan penegakan hukumnya....

Kita bisa mencemaskan masa depan anak kita, atas pendidikannya, atas piliham profesinya kelak...

Kita bisa mencemaskan itu semua kalau Kita mau mencemaskanmya...

Misal, seorang kepala pemerintahan dimana rakyatnya sedang merana, bisa saja si kepala pemerintahan mencemaskan atas Hal itu, atau bisa saja dia tidak... Kita tahunya bagaimana? Ya dari kebijakannya, apakah membuat rakyatnya bisa mentas dari merana, atau malah bikin semakin merana...

Kalo kepala pemerintahan tahu rakyatnya merana lalu membuat kebijakan yg mmbuat rakyatnya yg merana lebih baik y alhamdulillah,

Tapi kalo justru sebaliknya, maka akan menjadi sebuah masalah...

Seharusnya sebagai kepala pemerintahan yang baik dia akan membuat kebijakan selanjutnya yg tidak membuat rakyatnya merana, tapi misal sebaliknya bisa jadi Ada beberapa kemungkinan...

Dia tahu rakyatnya merana, dia mau untuk mencemaskan nasib rakyatnya itu, tapi dia stress Karena dia aslinya adalah pemimpin boneka, which is dia ndak Ada kemampuan untuk menggerakkan Karena dia sendiri sebenarnya Juga digerakkan... Sehingga kebijakan yang dikeluarkan tidak membuat rakyatnya menjadi lebih baik...

Kasihan banget ya pemimpin seperti ini...

Kemungkinan berikutnya, dia tahu rakyatnya merana, tapi dia Juga tahu kalo negara yg dipimpinnya sedang kacau balau, dia mengambil strategy mengorbankan sebagian rakyatnya utk sebagian rakyatnya yg lain...

Sadis ya pemimpin seperti ini...


Tapi bibit-bibit tipikal seperti ini sayangnya sepertinya mulai bermunculan kemarin, ketika ex gubernur Ibukota melakukan penggusuran dengan sangat tidak manusiawi,  saya merinding membaca komentar para netizen yg menyetujui penggusuran itu... Benar2 tidak memanusiakan manusia... Smg sih netizen itu netizen palsu ya, alias pasukan robot cyber yg mmg tidak punya hati, bukan manusia seutuhnya yg bisa makan, minum, berinteraksi sosial, dll...

Misal contoh yg lain, seorang orang tua yg mencemaskan Masa depan anaknya, padahal si Anak baru masuk PAUD.  Kalo menurut saya, boleh boleh saja Kita cemas, khawatir, karena memang jaman Makin edan, tapi kalo saya daripada kita cemas memikirkan Masa depannya, Kita persiapkan saja pribadinya agar menjadi pribadi yg lebih baik kelak...

Utk selanjutnya, Kita Hanya bisa mendoakan, serahkan sepenuhnya ke Allah SWT, Karena Hanya Allah yg bisa menjaga Anak Kita sampai seterusnya...

Kesimpulannya adalah,

Menurut saya, Kita mencemaskan sesuatu ketika itu sudah di Luar batas pengendalian kita,
Cara biar Kita tidak cemas adalah menyadari bahwa Kita itu penuh dengan keterbatasan, fakir dalam pengendalian, sehingga perlu lebih berserah Dan berpasrah diri pada Yang Maha Mengendalikan... 
Yang Hanya Kita lakukan adalah melakukan sebaik baiknya, sembari terus bersandar Dan mendekatkan diri pada Yang Kita Sandari yakni Allah SWT....



Tulisan ini adalah tausiyah untuk diri saya sendiri, semoga saya, Dan Anda yang menyempatkan membaca ini bisa mendapatkan hikmah Dan terus menjadi pribadi yang lebih baik...

Senin, 01 Mei 2017

Finish The Unfinished

Ada nggak diantara Kita yang Suka memulai sesuatu tetapi kemudian tidak Kita selesaikan ?


Semangat ide cemerlang, perencanaan matang, eksekusi gemilang, tapi sayangnya belum sampai selesai sudah enggan untuk menyelesaikan....

Bisa jadi Karena hilang semangat ato kesundulan ide berikutnya untuk dieksekusi, smntara yg udah awwalan dimulai Kita nyanyikan dengan sendu : I'm sorry goodbye
                      
Tiga Hal diatas personally pernah ngalamin semua, Dan itu sudah menjadi salah satu ciri buruk yang harus dicoba untuk dieliminasi sedikit sedikit... Karena tidak tuntas itu ndak bagus dalam Hal apapun...

When you start something, you have to finish it,
Begitu kata seseorang pernah bilang...          
         
Dan katanya seseorang Juga sih,
"You must know who you are,
You must know what you are really really enjoy,
You must know where you have to go..."

Pertanyaan pertama, tentunya bukan dijawab dengan nama lengkap Kita, nama panggilan Kita, Kita anaknya siapa, ato Kita lahir dimana Dan dimana. Pertanyaan pertama dijawab dengan keyakinan diri, kepercayaan diri, kemantapan diri, apa Aja yang bikin Kita ndak yakin, ndak pede, ndak mantap,buang itu jauh-jauh...  
                 
Pertanyaan kedua dijawab dengan kejujuran diri, dijawab pake hati Dan pake nutrisi, eh maksudnya nurani... Pertanyaan pertama dijawab pake logika, pertanyaan kedua dijawab pake hati. (Eh udah ketulis ya sebelumnya)    
                
Pertanyaan ketiga dijawabnya Juga pake logika, pake otak, Dan yang pasti pake mata, ya Mata di kepala, ya Mata di hati...

Dan tiga pertanyaan diatas itu ndak adaaaa yang sama jawaban tiap orang, kadang itulah yang perlu Kita pelajari, kapan harus melihat Kanan Kiri, kapan harus menggunakan kacamata kuda Kita, yang penting larinya kenceng kayak kuda pas balapan...      
             
InsyAllah sih ya, ketika 3 Hal ini Kita punya jawabannya, tidak Ada sesuatu yang Kita ndak selesai kan, Karena tidak Ada Hal yang kemudian Kita ragu untuk tetap melanjutkannya ato tidak...

Dan Kita ini,
sebagai Muslim,
sebagai hamba Allah,
untuk jawaban pertanyaan pertama Dan ketiga sudah Ada itu jawabannya semua....  Tinggal Kita mau mencari tahu, mbaca, Dan mempelajari nya dengan beneran apa ndak...

Loh katanya ndak Ada jawaban yg sama tiap orang, kok pertanyaan pertama Dan ketiga udah Ada jawabannya....

Iya ya,
Takganti deh, mungkin bukan jawaban scara Langsung, tapi lebih kepada petunjuk jawabannya... Dimana petunjuk jawabannya? Ya Kita Umat Islam petunjuk nya dimana hayo? Masa lupa.... Udah Ada petunjuk jawabannya, tapi jawabannya mbalik ke pribadi masing2 yang saling berbeda satu sama lain...

Untuk pertanyaan kedua                      
Yang membedakan secara unique tiap individual adalah di jawaban pertanyaan kedua, itulah Kenapa tidak semua orang harus jadi dosen, tidak semua orang harus kerja di multinational company, tidak semua orang harus jadi PNS, Dan tidak semua orang harus jadi pengusaha...

Nah utk mbantu jawaban kedua untungnya saat ini sudah Ada sarananya juga lho,
Salah satunya Dengan mengikuti test STIFFIN, apa itu test STIFFIN ? Googling Aja deh ya...
kebetulan saya udah test, Dan hasil test saya adalah Intuitive Introvert...
Seorang intuitive introvert tu gimana? Ya sepertinya Karena saya seorang intuitive introvert lah saya mau Dan bisa menulis ini di sela2 waktu saya... bTW ini saya nulis pas lagi nunggu Service Motor, nih buktinya, no pic entar hoax, hehe...


Browsing Dan coba ikut test deh, InsyAllah bisa ngebantu...

Salah satu sarana berikutnya adalah coba browsing millionaire masterplan, atau genius u. Disitu Ada kayak semacam pertanyaan gitu, Kita jawab, nah dari situ kemudian Kita bisa diidentifikasikan model genius Kita itu kayak gimana, Dan saya adalah seorang Dynamo, serupa lah dengan hasil Intuitive Introvert.

Dan memang Kita sebagai Dynamo or Intuitive Introvert, punya masalah dalam Hal menyelesaikan sesuatu...
                    
Tapi bukan berarti punya masalah lantas ndak bisa diselesaikan donk...

niy... saya Lagi mencoba berubah, lagi mencoba berjuang,

Semoga Allah beri terus kemudahan Dan kelancaran...
                      
Makasih udah mbaca tulisan ini, yang saya tulis disela-sela nunggu motor di servis...

Hope it can enlighten u even a little bit...

Thx for Reading...

Minggu, 30 April 2017

Nulis di Blog

Salah satu Hal yang sudah lama aku lakukan, terus tidak istiqomah aku lakukan, terus sama sekali tidak aku lakukan (Karena greget memandang betapa hijaunya rumput tetangga) lalu kemudian menyadari kembali ternyata Melakukan ini adalah sesuatu yang bisa membahagiakan, adalah : nulis di Blog

Social media seperti Facebook sendiri sebenarnya sudah menyediakan fitur notes untuk menulis semacam tulisan di blog yang panjang gtu... Tapi nulis status sekarang Juga seperti nya jg bisa berpanjang panjang Juga ya... Tapi menulis status, menulis di notes facebook beda rasanya daripada nulis di blog... Setidaknya ini yang takrasakan...

Nulis di blog itu aku ngerasanya kita lebih tulus Aja kalo nulis, beda dengan kalo kita nulis di socmed lain.  Penyakit yang biasanya muncul kalo di socmed yang lain itu (kalo aku lo ya,bukan menjustifikasi semuanya) adalah Rada ngarep like ato comment...

Misal Kita nulis yang Kita anggap inspirational banget, Dan ternyata kondisinya sunyi senyap, ndak Ada yang comment, ndak Ada yg like... Baper nggak sih kalo ngalamin gitu... Kalo aku sih baper.... Hehehe....

Kalo di blog gini beda, Kita asal nulis Aja.... Apa adanya, tapi tetep Ada apa-apanya... maksudnya adalah (kalo aku) lebih merasa bebas menulis apapun, tapi tetep lah, biar enak dibaca Tanda bacanya diperhatikan, kalo kalimatnya mbulet ya diperbaiki, gitu deh...

Dan saat ini untuk nge-blog ternyata ndak harus di depan komputer ato laptop. Smartphone telah mengambil alih. Ya meski tetep lebih Lega di depan layar tapi kesibukan Dan kesempatan yang Ada terkadang tidak memungkinkan itu terjadi.

Dengan pake hape semua bisa disela-selakan... Nulis sesuatu ndak harus kudu ampe selesai Juga to?
Apalagi saat ini d Android dh Ada aplikasi blogger. Aplikasi ini baru kemarin Tak install (tulisan yang kemarin sy posting melalui aplikasi blogger) Dan merasa sangat terbantu...

Sekali lagi alhamdulillah tsumma alhamdulillah,
Salah seorang sahabat pernah memberi Saran kepada saya bahwa aktivitas nge-blog ini agak bersifat 'sia-sia'... Karena ya memang dengan nge-blog ndak bisa ngehasilin duitkan? Setidaknya ndak secara Langsung (tapi Ada Juga ya bbrp blogger yg memonetize blognya, biar bisa ngehasilin... tapi ndaklah ya kalo aku, setidaknya untuk saat ini,hehe...) Udah lama banget ini sarannya, atas Saran ini jugalah yang sedikiit mempengaruhi saya...

Tapi setelah sekian lama, sepertinya memang harus kuakui, saya enjoy melakukannya...

Saya enjoy nulis di blog...

Karena dasarnya saya adalah orang yang Suka curhat...

Karena dasarnya saya Suka mencurahkan apa Yang Ada dalam pikiran saya...

Karena pada dasarnya saya adalah.... Saya...

Niy dia aplikasinya guys...

Sabtu, 29 April 2017

GALAU DIANTARA SYUKUR

Yang namanya pernikahan / keluarga itu biasanya Ada fase Naik Dan turun (katanya sih) Ada fase di bawah dan Ada fase di atas. Ada fase berjuang, Ada fase tenang.  Kayaknya, tentunya, saat ini, aku, saya,ghuwee, masih berada di fase bawah, masih berada di fase berjuang.
Untungnya, Alhamdulillah, ketika masih di bawah ini, ketika masih berjuang ini, masih tetap Ada hal-hak Yang bisa Kita syukuri...

Yang saya syukuri pertama Kali saat ini tentunya adalah keluarga.  Ya Istri, ya nak anak... meski ya mungkin tentunya kadang terjadi beberapa Hal Yang bergejolak dikit, alhamdulillah, Kita, InsyAllah telah berhasil melaluinya.  Semuanya tentu Karena izin Allah, semuanya tentu Karena takdir Allah.
Ketika saya ceritakan ke beberapa orang tentang bagaimana sehari-hari di rumah, bagaimana hidup sendiri dengan 3 Anak Yang masih baby baby, tentang cicilan, tentang hutang, tentang kondisi bisnis Yang masih struggling, 

beberapa bilang "kok iso seh..." 

Ato Ada Yang bilang "Alhamdulillah yo, berarti hidupku ternyata jauh lebih enak", dst.... 

Ada juga Yang mengatakan "gpp, sek berjuang, semangat !!!"

Ato Ada jg yg mengatakan "insyAllah nanti akan jadi memory tersendiri..."

Tapi ya ternyata, memang Kita benar-benar bisa melalui itu semua... Misal, moment ketika 3 Anak nangis bersama, pas kondisi ayahnya masuk angin sementara pas Ada order, sementara pas Umminya lagi sakit juga... Ato moment Naik motor bareng berlima pas hujan pas di jalan bensin ternyata habis...dst... Dst...

Tapi itu bisa Kita lalui Juga...

Saya Yang dari kecil selalu Ada asisten Rumah tangga di rumah, bisa Juga sekarang hidup Tanpa asisten...

Memang benar, Allah tidak Akan membebani suatu kaum kalau kaum itu ndak sanggup...
Seperti pas tahu istri Hamil Anak ketiga, sementara we still don't have any four heels... Ya so far ternyata bisa jg menjalaninya, tapi teteuplah ya, berharap ingin segera punya mobil, selain untuk kebutuhan pribadi Juga untuk usaha Juga...

Tapi moment moment galau acapkali masih tentunya terjadi... Tidak Hanya saya, istri Juga... Tentang ingin nyoba bisnis ini itu Karena merasa bisnis kita stagnant, ingin melakukan ini itu, ingin jualan ini itu... rumput tetangga selalu tampak lebih Hijau bukan?

Tapi insyAllah sih aku, personally saat ini sudah memiliki kemantapan hati untuk melakukan apa Yang Akan terus untuk dilakukan... Semoga istiqomah, berkah, Dan lancar deh ya, Amin...
Sementara istri galau ketika menyangkut masalah Anak, apakah harus tetap berprofesi guru, atau menjadi full time guru untuk buah hati Kita sendiri...

 InsyAllah tadi istri bilang sudah memiliki ketetapan hati Juga sih, Sama deh ya, semoga istri Juga diberikan keberkahan, kelancaran, Kita semua diberikan pertolongan terus oleh Allah SWT, 
Karena atas apa- apa Yang pernah terjadi, atas apa-apa Yang telah Kita alami Dan lalui, mustahil kita bisa melalui itu semua Tanpa pertolongan Allah...

Kalau merujuk pada video Yang tadi saya share di Facebook, bahwa apapun pilihan Yang Akan Kita ambil, pastikan sesuai dengan tujuan hidup Kita apa... 

Galau Dan down pasti Akan ditemui... Tapi Balik lagi, kembali ke tujuan... tujuan Kita apa? Tentu saja as a Muslim tujuan Kita adalah ibadah, apapun itu...

Yha bukan Hal Yang mudah (bagi saya sih ya, mungkin bagi beberapa teman Juga) cuma ya memang ini Yang harus dilalui, ini Yang harus dilakukan... We don't have any choice, but it's okey lah... tujuan hidup apa Yang lebih baik dari itu?

Dan kalo aku mencoba menurunkan tujuan yang pamungkas ini menjadi sesuatu yang 'lebih Sehari-hari' yakni keluarga.. anak-anak.... Bagaimana anak2 yang blessedly given sama Allah benar2 bisa bikin Kita lebih baik...

So, Bismillah Aja guys

Let's keep movin' forward...

Saat ini merekalah motivasi terbesar apapun Yang Akan dilakukan...

Jumat, 28 April 2017

Akhirnya Donor Juga...

Saya termasuk orang yang nyaris selalu menghindar apabila ada urusannya dengan suntik menyuntik...

Lebih baik minum pil pil gitu deh daripada harus dicubles di pantat ato di lengan

Karena itulah tidak pernah terpikirkan klo aku bakal melakukan aktivitas donor darah...

Nyuntik aja jarumnya segitu, apalagi donor darah yang disitu kita bakal disedot darahnya...

Tapi, finally, i did it...

Yhaa, tadi siang, habis sholat jumat...

Spontaneusly...

Gak terencanakan, gak pernah terpikirkan sebelumnya...

Dan ternyata, it is not bad at all ya...

Bener deh...

Di tulisan ini saya rekomendsikan kepada ente ente semua yang belum pernah donor darah, segera coba deh, insyAllah kalo kondisi fit, (pilek pilek dikit ndak papa deh) bisa kok melakukan donor darah...

Tadi ada satu setauku yang tidak jadi donor darah, sepertinya tekanan darahnya belum memenuhi...
Kenapa saya rekomendasikan?

Manfaat donor darah silakan di browsing di yang lain deh...

Tapi apa yang saya rasakan hari ini, setidaknya ada beberapa hal yang bisa kita dapat kalo kita donor darah :

1. Entah mungkin karena ini baru yang pertama ya, tapi yang aku rasakan setelah donor darah adalah perasaan positif karena at least merasa telah bisa membantu secara aktif dalam bidang kemanusiaan (ceilaa... tapi ya bener lo, ya lewat darah kita itu) mungkin karena aku sekarang lagi tidak aktif dimana-mana ya,  beda dengan teman-teman relawan kemanusiaan gitu,  terus terang status bapak rumah tangga dengan bisnis yang masih perjuangan dengan 3 anak yang masih baby baby, nyaris membuat saya agak susah kemana-mana... so, dengan donor darah ini ada rasa kepuasan tersendiri bisa berbagi sesuatu yang penting banget dalam artian yang sesungguhnya...

ngisi form dulu...

2. Mungkin karena pikiran positif, ato mungkin memang benar-benar berpengaruh secara fisik, ato mungkin (sekali lagi) karena ini baru yang pertama ya,  jadinya rasa badan abis donor darah itu enteng, seger, kayak habis renang gitu... kan kalo kita habis renang (ato mungkin olah raga lain juga ya) kayak merasa hangat nyaman di dalam badan gtu ya... agak ngantuk juga sempat, tapi ngantuk ngantuk yang enak, bukan karena ngantuk lunglai kecapekan gtu...

3. Kita dapat free food, setidaknya dapat roti dan susu katanya... untungnya tadi ikutan evenntnya jiwasraya, jadinya selain dapat roti dan susu dapat nasi kotak  sama ada yoghurt juga... susu dan yoghurt karena ndak doyan kukasih ke istri, yang lainnya alhamdulillah udah masuk ke perut dengan sukses. Sama ada satu lagi, karena eventnya jiwasraya ya, jadinya tadi dapat asurasi setahun gtu... disuruh daftar via SMS tapi belum daftar... (sampe detik ini)

Itu tadi mungkin yang positifnya ya, sekarang yang negatifnya juga aku share dong...


  1. Sebelum donor darahkan kudu nimbang sama cek tekanan darah ya, nha Pas timbang badan itu hasilnya shocking banget. Gemuk banget ternyata diriku... ini timbangan terberat dalam hidup... harus segera di tindak lanjuti... sama sekali tidak untuk dipertahankn...
  2. Sakitnya itu pas ujung jari kita ditusuk buat memastikan golongan darah kita, sama pas jarum masuk untuk nyedot darah kita... tapi ya ndak sakit-sakit amat, cuma ndak berani lihat langsung aja... tadi mencoba ngintip pake hape... kalo berdasarkan intipan sih sepertinya sebenarnya bisa aja, tapi tetep tadi ndak berani lihat langung juga sih...

Udah kayaknya itu aja sih negatifnya, ndak serem bangetkan donor darah ???
Saranku coba deh, bagi yang masih parno kayak diriku sebelum ini, donor darah, dan katanya donor darah rutin ini bagus banget buat tubuh... insyAllah berencana pengen rutin sih setelah ini, katanya 3 bulan sekali ya....

Saranku sekali lagi kalo mau donor darah ikutan event2 aja... karena biar bisa dapet free food lebih banyak sama mungkin bisa dapat souvenir gratis (haha... ngarep)

Terakhir, terus terang salah satu kenapa tadi donor darah adalah nungguin bukanya BSM yang kalo habis jumatan bukanya jam 13.00, sementara jumatan jam 12.30 udh pd selesai... daripada maen hape mulu, kalo sekiranya ada aktivits lain yang lebih bermanfaat tidak ada salahnya untuk dilkukan, hehe... but most of them all, jaga kesehatan kita ya guys... udah kepala 3 memang sudah saatnya tidk sesembrono jaman dahulu kala bil khusus ke masalah kesehatan diri, nah... donor darah ini bisa jadi sarana buat nyehatin diri, 

betul betul betul...

 Ada bapak2 yang bisa dimintai tolong ngambil foto...

Darahku disedot...

Free food (also vitamin)




Kamis, 27 April 2017

Homecoming



seben4rny4 tid4k 4d4 m4ksud menj4di se4l4y ini...

ini k4ren4 terjd4di ke-eror-4n y4ng tid4k dih4r4pk4n 

s4l4h s4tu tombol tid4k berfungsi di keybo4rd...

bis4 diteb4kk4n tombol m4n4 y4ng tid4k berfungsi ?

btw ini tulis4n pert4m4 setel4h h4mpir du4 t4hun l4m4ny4

h4mpir du4 t4hun mencob4 menc4ri j4ti diri, sepertiny4 sud4h w4ktuny4 pul4ng.  dim4n4 kepul4ng4n ini semog4 menj4di kepul4ng4n y4ng istikom4h tid4k mud4h melirik y4ng l4inny4 l4gi... setel4h melirik b4ny4k h4l...

bismill4h

besok w4ktuny4 betulin keybo4dr dulu...

Minggu, 07 Juni 2015

SEKALI LAGI TENTANG PASSION



Passion lagi passion lagi,
Dua blog posting terakhir pada ngomongin ini semua... ini dan ini...
Meski itu sebenarnya awalnya mau dibuat postingan berseri...
Tapi seperti yang sebelum-sebelumnya, serial itu tidak terselesaikan juga...

Pfft....

Tulisan ini tidak berhubungan langsung dengan tulisan sebelumnya... meski yaaa, ada ajalah hubungannya sih sebenarnya... karena masih ngomongin hal yang sama, yakni : passion...

Tahun ini mungkin the hardest year of my life... since my mother gave me a birth 30 years ago...
Semuanya numplek blek di tahun ini...
Semuanya deh...

Sebagian karena kebodohan masa lalu, sebagian lagi memang ya tahapan tahapan hidup yang sudah waktunya...

Aktivitas bisnis yang sy jalankan saya jalankan hny untuk semata2 menyambung hidup dan memperbaiki apa yang harus diperbaiki sedikit demi sedikit...

But, it's okey...
Life goes on...

Cuma yng tertinggal adalah tentang passion ini, 
Hal ini terlintas kembali ketika diskusi sama istri beberapa hari yang lalu...
Kalo istri mah insyAllah sudah beraktivitas sesuai dengan passionny...

While me?
Sepertinya masih belum, sy masih on journey to go for it...
Akhirnya searching di google, nemu  beberapa tulisan tentang journey to passion, ada yang dari tulisannya mas Jonru disini, dan masih banyak lagi...

Kesimpulannya adalah, sesibuk apapun aktivitas anda menyambung hidup, luangkan selalu untuk discovery passion anda, kalo masih terasa buram, lakukan 1 aktivitas baru tiap harinya. kalo mulai udah ada bayangan, segera luangkan untuk melakukannya setiap hari... apapun kondisinya... at least coba dulu seminggu...

Inilah yng sy rencana mulai lakukan hari ini...
Menulis...

Is Menulis my passion ? Don't know for sure juga...
Yhaa semoga istiqomah deh untuk seminggu kedepan,
Gak bubar jalan seperti yng sebelum2nya...

Thankisss buat penemu blogspot deh,
Yang udah kasih ane wadah, hehehe...

Ditulis : 7-6-2015 23.45

Minggu, 25 Januari 2015

Passion (Part-2)

Throwback part-1 tulisan mengenai passion dimana saya ingin mengemukakan
pendapat mengenai apa dan bagaimana passion itu,

Passion itu adalah tentang apa dan bagaimana nantinya anda ingin orang lain mengenal anda dengan tetap menjadi diri anda sendiri dan anda bahagia karenanya, tidak hanya bahagia di dunia, tapi juga bahagia di akhirat...

Jadi udah komplit bangetkan? Semuanya dapet untuk bisa bikin kita menjadi lebih baik dalam sebenar-benarnya arti...

Pertama mengenai ttg apa dan bagaimana anda ingin orang lain mengenal anda....
Kayaknya ini sekilas nggak nge-passion banget ya.... Karena terlalu eksternal, karena passion itukan sesuatu yang muncul dari dalamkan? Bukan dari luar....

Bener siy...

Cuma terkadang ini menjadi salah kaprah, misal... Ada yg bilang, passion-ku tidur... Buktinya ada orang yang dibayar untuk tidur-nya... Pengen jadi yang kayak gitu...

Iya siy, pernah denger emang ada profesi yang dia itu ngetes kualitas tempat tidur... Jadi dia tahu tidur berkualitas harus dilakukan di atas kasur yang berkualitas, cuma emang iya ta untuk berprofesi itu anda harus tiduran terus karena mengaku ber-passion tidur... 

Tentang bagaimana anda ingin orang lain mengenal anda ini adalah sebuah upaya kita untuk menjadi seseorang yang bertanggungjawab, jadi misal kita seorang penulis lagu, kalo secara pribadi sy tidak ingin dikenal sebagai penulis lagu menye-menye ato picisan ato orang yang nggak move on... karena saya ingin apa yang sya hasilkan orang lain bisa mendapatkan dampak positifnya...  tidak masalah menulis lagu romantis, asal yang nggak sekedar jadi...

Misal kita desainer baju, ya bagaimana baju yang kita desain itu bagus, dan menurut saya, karena saya seorang muslim, yang sesuailah dengan bagaimana islam mengatur mengenai perbusanaan.... Misal kita desainer hijab, ya gimana hijab itu yang syar'i.... yang nggak berlebihan... karena berlebihan itu dilarang dalam islam...  karena khawatirnya, ketika kita mendesain sesuatu yang nggak sesuai syariat, dan orang meniru itu kita pastinya ikut 'andil' disitu...

Ya sekali lagi terserah masing-masing ya...

Tulisan ini utamanya ditujukan untuk saya....

Dan ini point pertama pengertian fashion menurut saya, yakni tentang bagaiamana kita ingin orang lain mengenal kita.... ini masih point pertama dan tidak berdiri sendiri, masih nyambung dengan point point berikutnya... dan nggak boleh dipisahkan dengan point point berikutnya yang insyAllah akan saya tulis besok, amin....hehehe....

Point pertama ini adalah menekankan diri kita sebagai part of community yang kita juga memiliki tanggungjawab disana... menekankan diri kita sebagai makhluk sosial yang nggak bisa dipisahkan dengan makhluk sosial lainnya....

make sure our passion burn something right to others, and of course to ourselves


Gitu deh...

Point pertama udah panjang juga yaaaa...

Ready to post :-)

Sabtu, 24 Januari 2015

Passion (Part-1)

Lamaa tidak menulis sesuatu...

Eh tidak ding, i do write some writing... Tapi seperti yang udah pernah-pernah terjadi sebelumnya... Tidak diselesaikan :(

Padahal udah memanfaatkan evernote, udah instal evernote juga di hape satunya... Tapi ya begitulah saya... Masih belum berubah...

apa itu evernote ?

Tapi semoga dengan terpublish-nya tulisan ini, saya berubah...
Amin...

Dan mohon diaminkan yaaaa...



For those who accidentally or intentionally reading this :)

Karena saya pengen mengomongkan sesuatu yang kayaknya mudah banget diomongkan tapi ternyata tidak sebegitu langsung gitu juga didapetin, apa tuh ? PASSION




Banyak buku, seminar, dan apapun itu yang membahas mengenai ini... Bahkan Billy Boen dulu intens banget mbahas ini (kalo sekarang kurang tau karena jarang baca buku, hiks hiks...)

Harus diubah Am ? Iya... Iya... insyaAllah habis ini BERUBAH !!!


Oke, kembali ke laptop...

Beruntunglah anda yang sedini mungkin menemukan passion-nya, big congratulate for you, your parent, family, and your environment.... Karena menurut saya itulah yang bikin orang segera bisa menemukan passion-nya... Tanpa kolaborasi itu semua akan 'agak' menghambat ya....

Tapi bagi anda yang sampe detik ini merasa belum nemuin passion-nya, ya ndak papa juga... Nemuin passion bukan syarat masuk surga kok...

Passion itu menurut saya harus ditemukan, dan di-state-kan agar kita lebih hidup dalam menjalani hidup kita... Agar hidup kita gak autopilot, agar hidup kita gak kayak robot...



Apaan sih itu passion? Dah banyaj yang membahas dan mendefinisikan....

Tapi di part-1 ini saya ingin mengemukakan pendapat, apa dan bagaimana passion itu adalah tentang apa dan bagaimana nantinya anda ingin orang lain mengenal anda dengan tetap menjadi diri anda sendiri dan anda bahagia karenanya, tidak hanya bahagia di dunia, tapi juga bahagia di akhirat....

So, what is your passion?

To be continued di part 2 yaaaa....

Aminnn, hehe

Kamis, 08 Januari 2015

Do We Need an Assistant ?

gambar dri sini 

Hidup berempat, dengan 2 bayi mungkin tidak mudah...
Setidaknya itu yang kita rasakan...
Ngurusi anak, ngurusi kerjaan rumah, ngurusi kerjaan di luar rumah...
Saya, kebetulan wiraswasta dengan (saat ini) lebih ke pemasaran melalui online, isteriku guru SD
Anakku dua, yang pertama 22 bulan, adiknya (yang kedua) 4 bulan, selisih exactly 18 bulan...

beberapa bertanya, 

gak repot a? repot...
lak gak selese2 kerjaannya? iya...
gak istirahat dong? istirahat...

kok gak nyari pembantu / asisten ? mmm...

kadang sempat terpikir, kayaknya enak kalo ada asisten, 
tapi asisten juga buat apa ?

momong anak ? mandiin, dll... ya momong sendirilah, toh kalo hari kerja juga udah di-'sekolah'-in, kalo pas weekend, baru minta bantuan mbah putri untuk nginep rumah buat ngemong... cuma ini udah mulai dikurangi...

beres2 rumah ? kebetulan bundami orangnya sangat 'bersih'-an dan suka beberes... pusing dia kalo rumahnya berantakan, dan suka gak puas dengan 'beberes'-nya orang lain...

cuci baju ? pake mesin cuci, tinggal cemplung2, jemur biasanya takjemurkan...

masak ? ya alhamdulillah usahanya catering, suka ada makanan sisa2... kalo pas pengen masak ya masak, bisa aku yang masak, bisa bundami yang masak... kalo pengen beli lauk di luar ya tinggal beli... nggak melulu gitu dan nggak gitu melulu, hehe...

setrika ? nha ini... dulu pas aku kerja kantoran bundami selalu nyiapin kemeja sekaligus buat baju kerjanya. cuma berhubung kerjaanku banyak di jalannya dan aku lebih nyampan pake kaos, ya udah, nggak perlu disiapin kemeja lagi... sempat pengen pake jasa setrikaan, tapi cuman bajunya bundami yang masih perlu disiap setrikain, tadi aku bilang, pengen bantuin siy..., kalo bajunya nak kanak children, bundami suka banget nyetrika baju anak-anak, so... ya masih bisa di-handle sendiri untuk setrika2...


jadiii

sepertinya (saat ini) masih belum membutuhkan asisten...

Minggu, 28 Desember 2014

Start from the different way

Anakku loro......
Kabeh lucu lucu...
Nggarai aku ngguyu...

Text itu tadi aslinya sebuah lgu yang nggak tau darimana istriku ngedapetin lirik dan nadanya...

Tapi postingan ini memang mengenai anakku yang udh dua...

Yang pertama Maria (21m) yang kedua Thoriq (3m)

Dilihat dari judulnya ya memang mengenai itu tdi postingan ini... Start from the different way... Exactly in the way to sleep method...

Maria, biasa tidur dengan lampu nyala... Bawaan dari sejak tinggal di kontrakan... Sementara Thoriq, gak tau knapa kita merasa lebih adem dan nyaman kalo boboknya lampunya dimatiin...  Akhirnya starting bobokny jg beda...

Maria dibobokkn dngan lampu nyala di kamar depan, Thoriq dibobokkn dgn lampu mati di kamar belakang... Pas ayabi dan bundami mau bobok... Barulah thoriq dibawa ke kamar depan... Lalu lampu dimatiin dan ditempelkan lampu dinding hello kitty ke colokan...


Just like this moment :)
Write by evernote @ 10.43 pm 28.12.2014

Selasa, 01 Juli 2014

Lulus Ujian


Bukan namanya ujian kalo tidak dilewati…

Suka gak suka, ujian itu harus dilewati, untuk kebaikan diri kita sendiri…

Gak ada naik level kalo gak diuji dulu…

Itu kali ya, kenapa tiap naik kelas kudu diuji, kenapa kalo mau ngambil mata kuliah tertentu kudu lulus mata kuliah tertentu yang lain…

Dan ujian gak melulu masalah kelas, masalah mata kuliah, masalah kenaikan tingkat sabuk beladiri, and so on, and so on…

Dalam hidup itu juga ada ujian, tsahh…

Baik itu ujian berupa kesenangan, maupun ketidaksenangan, yakinilah itu semua adalah ujian, tsah…
All we have to do is just doing the best as we can *ngomong gampang banget yaaaa, hehehe

Tapi ya emang kudu gitu siy…

Contoh yang terjadi adalah pada diri saya sendiri…

Sebagai orang melankolis saya bermasalah pada emosi saya yang terkadang kelewat mendalam, hehe… sebagai orang melankolis saya bermasalahan dengan kesempurnaan, dan karena bermasalah dengan kesempurnaan itulah saya sebagai orang melankolis bermasalah juga dengan kesabaran…

pake keyword 'anger' nemu gambar ginian, ini lucu apa nyeremin sih ? hehe...

Contoh niy ya, saya terkadang sangat takut mengecewakan, ato misalkan melakukan kesalahan yang berimplikasi kepada orang lain, sehingga khawatir gimana2… padahal yang bersangkutan tidak merasakan apapun dan merasa biasa-biasa saja… inilah yang saya sebut kelewat mendalam…

Saya itu suka merencanakan, dan karena suka merencanakan itulah seringkali berujung pada kekecewaan.  Entah karena factor diri saya sendiri, dan yang lebih bikin kecewa adalah kalo itu karena orang lain… kenapa ? karena kita tidak punya power control terhadap orang lain itu… kalo diri sendirikan kita bisa mengontrol, kalo toh sek belum bisa, ya harus bisa, paling nggak harus ada improvement-lah… kalo orang lain ? kadang dia tidak menganggap itu perlu… bagaimana bisa improve ? ini yang saya sebut dengan kesempurnaan…

Berikutnya masalah kesabaran, ya karena pengen perfect itu makanya sering gak sabar, termasuk pada diri sendiri… ekspektasinya selat malaka, masih ngubek di selat jawa, ekspektasinya gunung jayawijaya, masih woles di panderman…

Begitulah, makanya gak dulu ketika masih jadi karyawan, ato sekarang udah coba njalankan usaha kalo saya pikir lagi masalah2 saya ujungnya adalah masih seputaran itu-itu aja ternyata… berarti saya masih belum lolos ujian dong, masalahnya itu itu mulu… ‘

Ya doain aja ya, saya lulus ujian...

Tapi ntar kalo udah lulus ujian, ujiannya lebih gede lagi, tidaaaaaakkkk !!!!

Yha begitulah hidup, hehehe….

Sunnatullah mah…

Que sera sera…

Justru ini yang bikin hidup lebih hidup… hehehe



Smangat aja deh buat kita semua…



Senin, 30 Juni 2014

Just A Little Part of My Life

Manusia Berencana, Tuhan Yang Menentukan
Ayabi berencana, Marialah yang mutusin bisa dilaksanain apa kagak, hehe…

Mungkin juga udah tabiat di semua keluarga yang punya baby kali ya, bahwa aktivitas keluarga ditentukan dengan maunya si baby.  Saya gak tahu deh Maria ini udah Baby apa Toddler, tapi yang jelas di keluarga kecil kami, she is the queen.  Ayabi dan Bundaminya adalah pengawal dan dayang yang senantiasa harus siap menemani sang baginda Queen Maria from The Kemirahan, hehe…

Kalo hari biasa siy gak terlalu berasa, karena bundami ke sekolah dan Maria ikutan sekolah juga.  Saya di rumah, tidur.  Hehehe… Ora tho yo…. Masa tidur, nonton pilem !!! hehehe…

Dan, kini masa liburan sekolah tiba, 

10 hari Bundami liburan, means 10 hari Maria juga ada di rumah…
Karena saya kerjanya di rumah (paling nggak aktivitas depan komputernya) beginilah jadinya…

She's seems only want to help me, but... hehe... 

Maria memang anak yang sangat pinter dan suka membantu.  But the problem is, bantuannya seringkali tidak dibutuhkan. Hehehe… Tapi ya, namanya juga masih golden age, kagak napa2 deh, kan itu belajarannya dia juga… Seperti pas saya aplod2, dia duduk di depan saya, berdiri dan mulai mengelap monitor, dan tahukah anda dengan apa maria mengelap monitornya ?

Dengan ini saudara2, hehehe….

Kayak inii niy sekarang, Maria menggerayangi punggung, dia menuju ke samping, ambil posisi di pangkuanku, dan ups… ngebantuin ayahnya ngetik… ah.. udahan dulu yaaaa….

Break break :D

Balik lagi, Maria sudah dibius sama bundami... jadi sekarang bisa berkomputer dengan normal kembali…
Udah hampir setahunan ini saya kerja di rumah, yha gak sepenuhnya di rumah siy, banyak kelilingnya juga… Beberapa temen yang masih ngantor kalo ketemu, sering bilang : “i… enak ya…”

Tak-amin-in aja deh… hehe

Apakah enak ? yang jelas dijalani saja… Bagi yang menganggap itu enak, percayalah itu hanya sawang sinawang… bagaimanapun terima gaji bulanan itu lebih bikin merasa ‘aman’

Yang jelas dengan kerja di rumah, waktu menjadi lebih bisa ngatur.  Musuhnya adalah diri sendiri, saya gak jalan…. Gak dapet duit… Gak dapet duit, roda kehidupan terganggu… apakah itu enak? Ada enaknya da nada gak enaknya… Disyukuri saja...

Dan apapun yang terjadi itu ada hikmahnya… Seperti tadi pagi, Maria menggerayangi terus ampe siang… sehingga beberapa pekerjaan yang seharusnya seperempat Jam beres jadi berjam-jam… Berencana keluar ampe gak jadi-jadi, tapi hikmahnya adalah siang-siang ada yang datang ke rumah buat pesen Catering dalam jumlah yang cukup banyak…

Alhamdulillah,

Truly, everything happen for a reason…



Minggu, 29 Juni 2014

Zidan yang Awsome

Dibalik suami yang keren pasti ada istrinya yang keren (dan berlaku juga sebaliknya)

Dibalik anak yang keren pasti ada ortu yang juga keren

Ada yang doyan nonton Junior Masterchef Indonesia gak ? kalo saya doyan banget….

Ini event yang awesome yang berhasil mengumpulkan anak2 awsome.  Bayangin anak usia 8-13 tahun megang piso segede kepala mereka kayak megang remore tipi…


Saya gak tahu siy ya behind the program seperti apa, kalo toh ada pelatihan2 yang jelas mereka2 itu pasti sebelumnya udah melek dapur… dan I think itu awesome bianget… (gara2 mbak dewi tanjung jadi doyan ngomong dan nulis awesome)

Dari anak2 yang awesome itu menurut saya yang paling awesome itu Zidan.  Kenapa awesome ? karena Zidan ini jago banget masak makanan Indonesia, dan saya selalu respek kepada mereka yang jago masak makanan Indonesia… Sayangnya Zidan jadi Runner Up, gak jadi Pemenangnya.  Pas dituliskan ini saya belum nonton siy, karena belum download Videonya di Youtube (kagak ada tipi soalnya di rumah, hehe) jadi fluent grandfinalnya gimana masih kagak ngerti…


Tapi gak tau ya, kenapa dari Masterchef season pertama (yang senior) pasti ada diantara grandfinalist yang jago masak makanan Indonesia dan selalu jadi runner Up… tapi wajar aja siy ya, kan aslinya Masterchef ini dari luar, yha maybe there are some international standard yang yhaaa… para jawaranya harus bisa… mungkin yha…

Anyway yang jelas diantara Runner Up Masterchef Indo baik yang senior maupun Junior, Zidan ini yang paling keren menurutku, secara dia masih 13 tahun (setengah usiaku ditambah sekian sekian tahun… hehe….) tapi Zidan ini cowok lhoooo (yha iyalah, masa Zidan dijadikan nama cewek) dan yha seusia inikan kayaknya jarang gitu ya yang doyan masak…. Ah, jdi inget crita karyawanku, ada tetangganya yang suaminya tentara, punya dua anak, yang pertama cewek, ngikutin jejak sang ayah jadi tentara cewek gitu, dan adiknyaaaaa ini doyan masak, adeknya cowok… pernah pas ibunya sakit, yang masak niy anak cowoknya ini, kata karyawanku yang pas njenguk ibunya ini masakannya enak, pake ada plating2 gitu… tapi ternyata begitu sang ayahnya tau anak cowoknya masak, langsung digampar pake Teflon… pokoknya gaaaak boleh anak cowoknya ini masak… padahal masakan anak cowoknya ini enak lo… haduh, sedih banget ngedengar ceritanya…

Zidan sering banget menang Challenge

Makanya ngefans saya sama Zidan ini, keren banget… Pernah pas dia Masak Pepes Patin dan dia jadi pemenang challenge, jadi inget saya pas ada pesenan Pepes… dan saya bersumpah saat itu tidak akan membuat Pepes lagi…. Ribetnya itu looo… Berapa kali proses itu maskanya, belum lagi aku gak punya kukusan yang representative… ah… males banget deh… udah gitu rasanya standaaaar lagi, hwehehe… bener2 first experience yang gak pengen diulangi lagi…. Tapi liat Zidan, a 13 year old boy bisa masak Pepes enak, jadi tertantang masak lagi niy, meski entah itu kapan, hehe…

Anyway, sesuai dengan yang saya tuliskan di awal2 postingan ini, dibalik anak yang keren pasti ada ortu yang juga keren.   Terus terang saya salut sama Ayah Bundanya Zidan, dan penasaran aja gimana bisa bikin Zidan usia 13 tahun bisa jago masak, masak makanan Indonesia lagi… gak mungkinkan Zidan belajar masak di sekolahnya… Dan ini sangat memotivasi saya untuk bisa menemukan bakat Maria dan adiknya nanti sedini mungkin agar bisa dikembangkan sedini mungkin, untuk kebaikan mereka…

Zidan dan Bundanya...


Last, congratulation Zidan jadi runner up junior masterchef indoonesia, dan makasih banyak buat RCTI yang bikin acara dan berhasil mengenalkan Zidan dan anak2 awsome lainnya di Junior Masterchef Indonesia, Pesan Saya : LANJUTKAAAN Acara2 seperti ini… Hehehe…


Kamis, 03 April 2014

Pengantar Ngeblog lagi, hehe...



Terakhir kali nulis, gak tau deh kapan…

Ada siy kalo mau nyari, tapi saya ogah ah nyari… ntar tambah ngenes…

Saya itu memang bermasalah dengan keistiqomahan, apaaaa aja… sering lupa ya, padahalkan amalan yang paling Allah Demen itu yang dilak
ukan secara istiqomah… emang nge-blog itu amalan ? eits jangan salah… saya niatnya negblog ini bukan niat buruk, malah pengen berbagi… meski berbaginya keluh kesah, hehe…. Tapi ya harapan saya dengan berbagi ini bagi pembaca yang ngebacanya bisa dapet inspirasilah, paling nggak tidak melakukan apa yang saya lakukan… jadi ini amalan to ? seharusnya istiqomah to ngejalaninnya ?

Oke, saya nulis ini sambil ngedengerin lagu2 yang saya download kemaren… sayakan gak punya tipi, jadi gak tau lagu-lagu yang lagi ngehits… tapikan sekarang ada internet, saya cari chart2 di mbah google, most download song di itunes… akhirnya terdownloadlah beberapa lagu seperti yang saya dengerin ini… dan lagu pas saya ngetik ini yang terdengar adalah let it go-nya idina menzel, bukan yang demi lovato… gak tau, saya lebih demen yang versi original ini daripada yang dinyanyikan demi lovato yang dibuatin video klipnya…

Oke, kembali lagi, pagi ini saya bangun kesiangan, ternyata Hape mati dan alarmnya entah kenapa tidak nyala juga…. Karena kadang2 suka nyala meski dimatikan… dan di kamar gak ada jam dindingnya…. Cara mengetahui bangun kesiangan adalah dengan melihat Maria, ketika Maria udah bangun dan dia udah seger, maen2 sendiri, numpukin aku pengen ngambil barang2 di meja, berarti kesiangan bangunnya…

Habis shalat subuh, Bundami sama Maria beres 2 di ruang tengah, saya ke dapur ngegoreng daging di sup yang udah mulai masam (maklum sup dua hari yang lalu) karena dagingnya cuman 4 biji, akhirnya nambah tempe… karena lama gak ngegoreng tempe dan kawan2, ternyata saya kurang masukin garam… untung ada kecap yang bisa nyelametin sarapan pagi ini…

Habis sarapan, bundami menyetrika baju, aku mandiin maria, habis itu…. Nganter bundami dan Maria sekolah deh…

Habis itu…

Ngeblog deh…

Nulis…

Rencananya ini masih pengantar aja siy, jujur buanyaaak banget yang pengen ditulis, tapi masalahnya, kan gak cuman nulis dan ngeblog aja yang harus dilakuin… setidaknya untuk saat ini… kerena aku pengen lebih mendalami online marketing, jadi kayaknya ngeblog bisa jadi aktivitas penunjuang juga, pastinya siy gitu deh… hehehe

Ini besok aku ikut onlinepreneurcamp, semoga deh… bisa membantu… bulan maret kemarin omzetku terjun bebas gak pake parasut…



Semoga bulan ini meningkat berkali kali lipat, aminnn…